Di kala bulan ini yang masih ku jalani, tuhan banyak memberikan cobaan kepada ku tentang Cinta... Bak banyak orang berkata jikalau tuhan sedang menguji Umat-Nya, Tuhan itu sayang kepada orang tersebut dan ku meyakininya...
Dan seperti banyak orang berkata juga kalau cinta kita tidak dibalas oleh orang yang kita cinta, maka itu merupakan tindakan tuhan untuk menjauhkan orang yang tidak tepat untuk kita dan Tuhan sedang mendekatkan kita terhadap tuhan...
October sad? Karena bulan ini terdapat kisah cintaku yang bertepuk sebelah tangan... Jika bertepuk sebelah tangan maka tidak dapat berbunyi, itulah cinta bila hanya satu Insan manusia yang suka tidak akan ada kebahagiaan bagi orang tersebut...
Aku pernah mengutarakan Perasaan ku ke dia... Aku melakukannya lewat media sosial berupa BBM... Karena aku punya dua alasan.. Yang pertama aku mengakui kalau soal Percintaan aku orang yang pengecut untuk mengutarakan langsung, bagaimana bisa? Ketika aku bertemu lawan jenis ku saja susah untuk berkomunikasi... Karena aku orang yang tidak terbiasa berinteraksi dengan perempuan... Karena ada beberapa cerita yayanakhirnya membuat aku sulit untuk berbicara kepada perempuan... Aku tidak mau lebih dalan tentang kenapa aku susah berbicara kepada perempuan kakarena judul ceritanya bakal berubah... Yang kedua yaitu ada seorang guru, dia bukan guru BK yang bisa mengurus soal Cinta melainkan guru itu adalah guru Matematika... Dia berkata jika kita suka kepada seseorang maka utarakanlah... Jika tidak berani lewat SMS, aku terpikir untuk menggunakan media sosial BBM karena orang yang aku suka tidak mau memberikan Nomer Ponselnya...
Aku sudah lama suka kepada orang tersebut semenjak aku duduk di masa di mana para Remaja mulai mencari jati diri bahasa kerennya yaitu masa Puber... Pada masa itu aku tidak terlalu dekat dengan dia.. Barulah saat aku naik kelas aku mulai mendapat Pin dari temen sekelas aku, aku sangat berterima kasih kepada temanku itu... SIngkat cerita kita mulai komunikasi lewat BBM... Pada masa itu banyak perubahan... Dimulai dari akun FB yang diterima pertemanan olehnya, padahal aku sudah mengirimi sejak perpindahan masa Kanak kanak ke masa Remaja...
Setelah FB, lanjut ke IG, kali ini aku menanyakan dulu kepada dia tentang akunnya di IG Setelah diberitaukan aku langsung mencari dan mem-BOOM LOVE semua fotonya... Dia melakukan hal yang sama ke pada akun ku... Merasa di-BOOM LOVE aja aku udah senang...
suatu hari aku melihat pemberitahuan di FB-ku aku melihat dia melakukan LIKE kepada status temanku yang pada saat itu statusnya menge-Tag akun aku... Aku merasa heran... Lalu aku bergegas bertanya kepada dia... Setelah lama menunggu balasan... Dia membalas dan mengakui bahwa dia telah melakukan apa yang dimaksud dengan Boom Like, aku merasa heran... Kepada siapakah dia melakukan BOOM LIKE... Setelah ku tanyakan kepada dia, dia tidak memberi tau... Kuputuskan untuk mencari tau sendiri... Setelah aku menemukanb orang tersebut aku langsung menanyakan kepada dia, dia pun mengakui... Aku merasa heran kenapa dia melakukan BOOM LiKE kepada orang tersebut... Aku bertanya kepada adik dia yang berumur tidak jauh dari kakaknya... Setelah aku bertanya dia menjawab bahwa kakaknya suka kepada orang tersebut...
Hatiku terluka dan Fikiranku teringat kepada bulan bulan pertama masuk sekolah menengah... Waktu itu aku sedang nyaman kepada teman sekelas ku... Beberapa hari kemudian teman sekelas ku mulai suka kepada orang tersebut... Hatiku mulai terluka... Mulai sejak itu aku mulai membencinya...
Fikirku bertanya tanya kenapa dia suka kepada orang tersebut...?
kembali kepada orang yang aku suka, aku mulai bertanya langsung ke dia soal pertanyaan ku tentang perasaannya kepada orang tersebut... Dia merasa risih tentang pertanyaan ku... Sejak itu aku mulai berjanji untuk tidak menanyakan perasaannya dia kepada...
Setelah aku bertanya kepada adiknya, dia sudah tidak menyukai orang tersebut... Hatiku lega... Adiknya lumayan berjasa tentang hubungan ku dengan dia... Dia lah yang menjadi sumber ku..
Pada suatu hari ada seseorang yang menginvite Pin aku... Aku langsung menerima nya... Tidak berselang lama... Dia mulai bertanya tentang perasaan ku kepada orang yang aku sukai... Aku bertanya tanya... Darimana dia bisa tau? Padahal aku tidak pernah menceritakan kepada orang lain... Melainkan satu orang yang tinggal tidak jauh dari rumahnya... Fikirku pun langsung tertuju kepada orang tersebut... Benar saja rahasia selama ini telah terbongkar... Akupun sedikit kecewa, tapi aku tidak mau terlalu lama kecewa kepada temanku, bagaimana juga dia telah mau mendengar curhatan ku saat tidak ada satupun yg bersedia... Cukup 1 menit rasa kecewa ku...
Aku bertanya kepada orang yang aku suka tentang dia... Sepertinya dia sibuk dengan dia... Aku merasa khawatir... Jika dia suka kepada orang tersebut...
Pada suatu malam minggu Adiknya memberi saran kepada ku untuk tidak mengejar dia lagi... Karena dia telah pulang bareng bersama laki laki... Adiknya tidak bisa memberi tau tentang identitas laki laki tersebut... Hatiku hancur... Malam minggu yg seharusnya bahagia berubah menjadi duka...
Beberapa hari kemudian ketika aku bertemu dia, dia tersenyum, Tapi ada perbedaan waktu aku masih mengejar dia dan sesudah tidak lagi... Senyumnya kini canggung dan tak seindah waktu itu...
Sebelum malam minggu aku udah pernah mengutarakan perasaan ku dan mengajaknya untuk menjadi pacarku... Walau udah masuk kriteria nya entah mengapa aku tidak diterima dan dia jadikam aku sahabat, tapi tak sedekat waktu PDKT-an
Tidak ada komentar:
Posting Komentar